Minggu, 10 April 2011

Membuat Array 1 & 2 Dimensi di C, Contoh Kasus Penjumlahan Matriks

1.Program Array 1 Dimensi
Merupakan array yang mengakses setiap elementnya melalui index 0, index array secara default dimulai dari 0. Dibawah ini merupakan source code contoh program array 1 dimensi.



• #include
Perintah #include “iostream.h”. Perintah ini digunakan untuk memanggil file header (include file) yang didalamnya terdapat perintah, fungsi yang bisa digunakan dalam program yang dibuat.

• Main()
Fungsi ini adalah suatu fungsi khusus yang akan dieksekusi pertama. Setiap program harus mempunyai fungsi main(). Fungsi main() diawali dengan tanda { yang menyatakan awal dari program dan diakhiri dengan tanda } yang menyatakan akhir dari program. Karena program tersebut menggunakan format angka, maka dari itu digunakan int main().

• Int nilai
Int digunakan karena program tersebut menggunakan angka dan nilai adalah sebagai primary keynya.

• [5]
Merupakan batasan sampai berapa array melakukan pencetakan karena array defaultnya dimulai dari 0, array ini akan melakukan pencetakan sampai index 4.

• Int i
Ini adalah primary key yang kedua dimana nilai i akan dihasilkan dari for(i=0;i<5;i++) name="ProgId" content="Word.Document">maksudnya i bernilai 0 dan i akan melooping dari 0 sampai i kurang dari 5 dan i terus bertambah naik karena menggunakan i++.

· Return 0
Digunakan untuk mengakhiri program didalam c++

Dibawah ini adalah output yang dihasilkan dari source code diatas.


2. Program Array 2 dimensi
Array 2 dimensi merupakan array yang terdiri dari m buah baris dan n buah kolom, bentuknya dapat berupa matrix atau tabel. Dibawah ini merupakan source code contoh program array 1 dimensi.


• #include
Perintah #include “iostream.h”. Perintah ini digunakan untuk memanggil file header (include file) yang didalamnya terdapat perintah, fungsi yang bisa digunakan dalam program yang dibuat.

• Main()
Fungsi ini adalah suatu fungsi khusus yang akan dieksekusi pertama. Setiap program harus mempunyai fungsi main(). Fungsi main() diawali dengan tanda { yang menyatakan awal dari program dan diakhiri dengan tanda } yang menyatakan akhir dari program. Karena program tersebut menggunakan format angka, maka dari itu digunakan int main().

• Char abjad [5][5]
Char digunakan karena variabel program tersebut adalah karakter, [5][5] maksudnya adalah menggunakan 5 kolom dan 5 baris dan abjad sebagai primary keynya..

• \n\n
Dalam program ini digunakan 2 kali karena untuk menjauhkan spasi kebawah atau enter.

• Int i dan int j
Ini merupakan perulangan yang digunakan untuk menentukan batas index sampai 5, karena index array defaultnya 0 maka program ini akan mencetak sampai index 4.
• cout<< " "<



3. Menu yang didalamnya terdapat biodata dan penjumlahan matriks dengan menggunakan array 2 dimensi atau multidimensi

Program ini dibuat dengan swicth case dengan menyisipkan program didalamnya.
Dibawah ini merupakan source code program tersebut.


#include
#include
#define Nmaks 25
void main(){
int x;
cout<<"1.Biodata \n";
cout<<"2.Penjumlahan Matriks dengan Menggunakan Array \n";
cout<<"Masukkan Kode Pilihan [1-2] = ";
cin>>x;
switch(x){
case 1:cout<<"============================ \n";
cout<<" Biodata \n";
cout<<"============================ \n";
void main();{
char nama[30] , npm[8], kelas[5];
cout<<"****Identitas diri**** \n\n";
cout<<"Nama Saya : "; cin>>nama;
cout<<"Nama Saya adalah Ali Imron\n";
cout<<"Npm Saya : ";cin>>npm;
cout<<"Npm Saya adalah 42109958 \n";
cout<<"Kelas Saya adalah: "; cin>>kelas;
cout<<"Kelas Saya adalah 1DC01 \n";
}
break;
case 2:cout<<"Penjumlahan Matriks dengan Menggunakan Array \n";
typedef int matriks[Nmaks][Nmaks];
void main();{
int colA,colB,rowA,rowB,i,j;
matriks A,B,C;
char answer;
do
{
do
{
clrscr();
cout<<"Penjumlahan Matriks dengan Menggunakan Array \n\n";
cout<<"MATRIKS A : "<
cout<<"Masukkan Jumlah Baris Matriks A : ";
cin>>rowA;
cout<<"Masukkan Jumlah Kolom Matriks A : ";
cin>>colA;
cout<<
cout<<"MATRIKS B : "<
cout<<"Masukkan Jumlah Baris Matriks B : ";
cin>>rowB;
cout<<"Masukkan Jumlah Kolom Matriks B : ";
cin>>colB;
}
while ((colA!=colB) || (rowA!=rowB));
clrscr();
cout<<"Masukkan Nilai Matriks A : "<
for(i=1;i<=rowA;i++)
{
for(j=1;j<=colA;j++)
{
cout<<"A["<<<","<<<"] = ";
cin>>A[i][j];
}
}
clrscr();
cout<<"Masukkan Nilai Matriks B : "<
for(i=1;i<=rowB;i++)
{
for(j=1;j<=colB;j++)
{
cout<<"B["<<<","<<<"] = ";
cin>>B[i][j];
}
}
clrscr();
cout<
//Proses Penjumlahan Matriks
for(i=1;i<=rowA;i++)
{
for(j=1;j<=colA;j++)
{
C[i][j] = A[i][j] + B[i][j];
}
}
clrscr();
//Output Matriks A
gotoxy(1,5);
cout<<"A = ";
for(i=1;i<=rowA;i++)
{
for(j=1;j<=colA;j++)
{
gotoxy(2+4*j,2+2*i);
cout<
}
}
//Output Matriks B
gotoxy(1,13);
cout<<"B = ";
for(i=1;i<=rowB;i++)
{
for(j=1;j<=colB;j++)
{
gotoxy(2+4*j,10+2*i);
cout<
}
}
//Output Matriks C
gotoxy(1,20);
cout<<"C = ";
for(i=1;i<=rowA;i++)
{
for(j=1;j<=colA;j++)
{
gotoxy(3+4*j,17+2*i);
cout<
}
}
gotoxy(17,20);
cout<<" + ";
for(i=1;i<=rowB;i++)
{
for(j=1;j<=colB;j++)
{
gotoxy(18+4*j,17+2*i);
cout<
}
}
gotoxy(32,20);
cout<<" = ";
for(i=1;i<=rowA;i++)
{
for(j=1;j<=colA;j++)
{
gotoxy(33+4*j,17+2*i);
cout<
}
}
getch();
clrscr();
cout<<"== PROGRAM SELESAI =="<<
cout<<"Mau Melakukan Perhitungan Lagi?? [Y/T] : "; cin>>answer;
}
while ((answer == 'y') || (answer == 'Y'));
}
break;
default:cout<<"Pilihlah Sesuai dengan Pilihan yang Tertera";
}}



• #include
Perintah #include “stdio.h” dan #include “conio”. Perintah ini digunakan untuk memanggil file header (include file) yang didalamnya terdapat perintah, fungsi atau prototypenya yang bisa digunakan dalam program yang dibuat.
• Main()
Fungsi ini adalah suatu fungsi khusus yang akan dieksekusi pertama. Setiap program harus mempunyai fungsi main(). Fungsi main() diawali dengan tanda { yang menyatakan awal dari program dan diakhiri dengan tanda } yang menyatakan akhir dari program. Karena program tersebut menggunakan format angka, maka dari itu digunakan int main().
• Char
Digunakan untuk type data karakter
• Int
Digunakan untuk type data numeric
• Goto
Digunakan untuk meloncat ketempat atau baris yang dituju.
Dibawah ini adalah output yang dihasilkan dari source code diatas.


Ini merupakan output yang akan di tampilkan bila kita memilih pilihan yang pertama yaitu tentang biodata


Dan program ini akan tampil jika kita
memilih pilihan yang kedua yaitu penjumlahan matriks. Program ini sangat rumit karena menggabungkan perulangan for, while dan do while.

Ada syaratnya didalam menjumlahkan matriks yaitu Ingatlah bahwa dua buah matriks hanya bisa dijumlahkan jika kedua kolom dan barisnya sama. Dua matriks yang memiliki jumlah kolom atau baris yang berbeda tidak akan bisa dijumlahkan. Selanjutnya program diatas apabila ditekan enter akan menampilkan output ini.















 
Disini barulah kita dapat memasukkan nilai sesuai dengan keingininan kita, tapi program diatas mempunyai kekurangan karena hanya sampai matriks 3x3 yang dapat dijalankan, jika lebih program ini akan tetap bisa menghitung Cuma outputnya akan berantakan.
 


Diatas ini adalah hasil akhir dari program penjumlahkan matriks.

Selamat Belajar memprogram!

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

WARNING !
Komentar anda tidak boleh mengandung unsur:
1.Penghinaan, Rasis dan Pelecehan
2.Spamming (Spam Comments)
3.Link Iklan, ads etc
Terima Kasih.


Jika ada request ato laporan tentang :
1.Request Software atau Tutorial
2.Bad Link & Re-active link (akibat broken link)
Silakan comment di bawah atau kirim pesan ke saya via facebook >> Akunku : Adhieresthenes Hier Banu Arfakhshad